Total Pageviews

Showing posts with label Psikologis. Show all posts
Showing posts with label Psikologis. Show all posts

Wednesday, June 12, 2019


TIPS MENEMUKAN MINAT DAN BAKAT

Era zaman saat ini, pentingnya kita mengetahui apa yang menjadi minat dan bakat kita. Karena hal ini yang akan membawa kepada tujuan kita, apa yang ingin kita raih, dan apa yang mendorong kita.
Berikut ini ada beberapa tips cara untuk menemukan Minat kita:
1. Hal yang Paling Anda Sukai
Biasanya bakat akan membuat kita bisa menghabiskan waktu berlama-lama. Mulai sekarang, coba temukan pekerjaan yang paling anda sukai dari beberapa pekerjaan yang anda kerjakan. Prioritaskan pekerjaan tersebut.  Dengan demikian anda akan mulai mengenal bakat yang dimiliki.

2. Hal yang Bisa Anda Kerjakan
Sebuah pekerjaan yang anda kerjakan menjadi sinyal atau tanda bakat yang mungkin anda miliki. Misalnya anda pandai dalam membetulkan alat-alat elektronik yang rusak. Bisa jadi anda adalah tipe orang yang berbakat dalam hal yang berkaitan dengan teknis.

3. Amati Hobi Anda
Jangan anggap hobi sederhana itu tidak penting dan hanya sebagai menghibur diri di sela kesibukan. Mengamati hobi anda bisa membantu menemukan bakat sebenarnya dari anda. Biasanya hobi  dilakukan untuk mengisi waktu luang, sebagai contoh anda hobi dalam melukis, dan ternyata melukis adalah bakat terbaik dari diri anda.

4. Cari dan Amati Pengalaman yang akan dan Sudah Anda Lakukan
Dari pengalaman anda bisa mengamati berbagai hal untuk menemukan bakat anda. Dan dengan mencari pengalaman anda bisa menemukan hal baru yang belum pernah anda lakukan, dan bisa jadi hal tersebut adalah bakat anda.

5. Ikuti Tes Bakat untuk Membantu Menemukan Bakat Terbaik
Ini adalah cara ilmiah yang bisa anda lakukan, dan lebih menghemat waktu anda dalam menemukan bakat yang anda miliki.
Tes akan memperjelas apa sebenarnya bakat utama anda. Penentuan ini berdasarkan hasil tes yang sudah anda lakukan. Namun tidak semua orang cocok dengan metode ini.

6. Terus Latih Hal yang Disukai
Bakat tidak akan menjadi bakat jika tidak dilatih. Meskipun Anda berbakat pada suatu bidang, namun anda tidak pernah melatih sama sekali, maka bakat anda tidak akan bisa bersaing dengan orang lain.

7. Ketahui Hal-hal yang Dibenci oleh Anda
Banyak orang membenci suatu hal karena mereka tidak bisa melakukannya. Jika demikian dapat dipastikan bahwa hal tersebut bukanlah bakat anda.

8.Dengarkan Kritik dari orang lain
Dengarlah kritikan jika anda ingin sukses. Kritikan akan memperlihatkan kelemahan anda.  Tidak jarang kritikan akan membantu anda menemukan minat yang anda miliki.
Misalnya, Anda senang melukis, namun orang lebih menyukai anda bermain musik karena anda dirasa lebih berbakat musik daripada melukis.
Kritikan akan membantu memisahkan hal yang anda inginkan dan hal yang anda bisa. Karena cukup sulit menilai diri sendiri dari pada orang lain.

9. Sering-seringlah melakukan Hal-hal Baru
Melakukan hal baru sejalan dengan pengalaman baru. Melakukan hal yang baru akan membantu menemukan dan mengenal kegiatan yang belum pernah dilakukan.


KIAT UNTUK BERBICARA KEPADA GURU


KIAT UNTUK BERBICARA KEPADA GURU

1.     Buatlah perjanjian untuk bertemu dan membicarakan sesuatu. Ini menunjukkan kepada guru bahwa kamu tidak main-main dan bahwa kamu tahu jadwalnya padat. Utarakan kepada guru berapa lama waktu yang kamu butuhkan, bersikaplah supel, dan jangan datang terlambat.
2.     Jika kamu tahu para siswa lain yang juga merasakan apa yang kamu rasakan, pertimbangkan untuk mendatangi guru bersama-sama. Ada kekuatan dalam jumlah besar.
3.     Pikirkan masak-masak apa ang ingin kamu katakan sebelum bertemu dengan guru. Catatlah hal-hal apa saja yang ingin kamu utarakan. Ada baiknya gurumu diberi fotokopi catatanmu terlebih dahulu marena ini akan melancarkan jalannya pembicaraan.
4.     Pilihlah kata-katamu dengan cermat. Contohnya: Daripada mengatakan “saya tidak suka membuat laporan; menjemukkan dan pemborosan waktu” sebaiknya kamu mengucapkan ini “Adakah cara lain yang bisa saya lakukan untuk memenuhi persyaratan ini?”
5.     Jangan berharap gurumu akan menanggulangi semua persoalan atau menyodorkan semua jawaban. Siapkan dirimu untuk membuat saran, menawarkan penyelesaian, bahkan merekomendasikan narasumber.
6.     Bersikaplah diplomatis, bijaksana, dan penuh rasa hormat. Guru juga punya perasaan. Dan, mereka lebih bersedia untuk mendengarkan apabila tujuan dari pertemuan itu adalah membicarakan sesuatu, bukan menyerang dirinya.
7.     Fokuskan apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu nilai sebagai kesalahan guru. Makin banyak yang diketahui guru mengenai kamu, makin mungkin bagi dirinya untuk menolongmu. Bilaguru makin merasa bahwa dia diserang, makin sedikit kesediaanya untuk menolong.
8.     Jangan lupa untuk mendengarkan. Banyak siswa untuk berlatih dalam kecakapan yang penting inni. Tujuan dari pertemuan bukan semata-mata mendengarkan pihakmu yang ericara terus menerus.
9.     Hadirkan perasaan humormu. Bukan suatu lelucon, melainkan sesuatu yang yang membuat kamu dapat menertawakandirimu termasuk salah penafsiran maupun kesalahanmu.
10. Jika pertemuanmu dengan guru tidak membuahkan hasil, mintalah seorang dewasa lain untuk menolongmu. “Berhasil” tidak selalu mendapatkan apa yang kamu inginkan. Sekalipun guru menolak permintaanmu, pertemuanmu tetap dapat dinilai berhasil. Jika kamu bercakap-cakap dalam artian yang sebenarnya-jika kamu berkomunikasi dengan yang terbuka, mendengarkan dengan seksama, dan saling menghargai sudut pandanga yang berbeda pada lawan bicara- ucapkan selamat kepada dirimu sendiri  untuk pertemuan yang hebat itu. Jika atmosfer diwarnai ketegangan, pertemuan berhenti ditengah jalan, dan kamu merasa tidak dihargai (beryindak tanpa perngharhaan, inilah saatnya kamu menghadirkan orang dewasa lain-boleh guru Bimbingan Konseling atau seorang guru lainnya yangkamu kenal dan percayai. Begitu kamu menemukan pertolongan, dekati guru yang pertama dan cobalah sekali lagi.

Saturday, October 27, 2018


NAMA ANDA MEMPENGARUHI HIDUP ANDA

“Apakah arti sebuah nama?” “Kata Julietnya Shakespeare,” . . .sekuntum mawar dengan semua nama baru pun tetap harum baunya”. Lirik tersebut tampaknyabenar, akan tetapi menurut Psikologi belum tentu tepat.
Nama akan berpengaruh terhadap cara orang memahami kita, bagaimana harapan mereka terhadap kita juga. Penelitiannya pertamaEagelson (1946), mengatakan bahwa ada beberapa nama yang yang sudah memiliki arti, misalnya John sebagai orang yang baik hati dan dapat dipercaya, Tony sebagai orang yang mudah bergaul.
Anak sering memiliki stereotip tentang nama, hal itu yang mempengaruhi interaksi mereka dengan teman-temannya. Anak dengan nama yang familiar cenderung lebih terkenal dengan anak dengan nama yang tida umum (Mc David Dan Harari, 1966).
Sehingga guru pun sering dipengaruhi oleh permainan nama dalam memberikan nilai yang lebih tinggi terhadap nama yang disukai atau yang dianggap keren baginya.
Dan guru juga melihat nama anak tersebut juga berdasarkan pandangan ras.  Penelitian Ford, dkk (1984), yang memberikan pandangan kalau arti nama yang lebih familiar  yang memiliki pandangan yang negatif akan hilang ketika adanya perbedaan ras dan tingkat sosial.
Penelitian lain mengungkapkan arti nama depan yang tidak familiar yang menguntungkan karena memberikan keunkan tersendiri terhadap orang itu. Menurut Sudowski, dkk (1983), yang menunjukkan kalau psikolog dengan nama depan yang tidak familiar lebih berhasil daripada psikolog dengan nama yang familiar.

JUMLAH PENDAFTAR PENERIMAAN MAHASISWA BARU IKATAN DINAS POLITEKNIK STATISTIKA STIS TAHUN AKADEMIK 2022/2023

 BERIKUT JUMLAH PENDAFTAR PENERIMAAN MAHASISWA BARU IKATAN DINAS POLITEKNIK STATISTIKA STIS TAHUN AKADEMIK 2022/2023 sumber: https://spmb.st...